Tugas Diskusi Kelompok "Subneting" Pertemuan 2
Tugas
Diskusi Kelompok
“Subnetting”
Nama :
Muhammad
Muayad 19190089
Mufti
Nur Fikri 19190046
Ahmad
Naufal Jiddan 19190076
Fikri
Januarsyah 19190075
Rizki
nugraha 19190073
Kelas
:
19.4A.28
1.
Apa
itu Subnetting ?
Subneting
adalah proses untuk memecahkan atau membagi sebuah network menjadi beberapa
network yang lebih kecil, atau Subneting merupakan sebuah teknik yang
menginzinkan para adminintrator jaringan untuk memanfaatkan 32 bit IP Address
yang tersedia dengan lebih efisien.
Subnet dirancang dengan menerima bit dari bagian host
alamat IP dan menggunakan bit-bit ini untuk menetapkan sejumlah sub-jaringan
yang lebih kecil di dalam jaringan asli. Teknik subnetting membuat skala
jaringan lebih luas dan tidak dibatasi oleh kelas-kelas IP (IP Classes) A, B
dan C yang sudah di atur. Dengan subnetting, maka kita bisa membuat network
dengan batasan host yang lebih realistis kebutuhan Subnetting menyediakan cara
yang lebih fleksibel untuk menentukan bagian mana dari sebuah 32 bit IP address
yang mewakili network ID dan bagian mana yang mewakili host ID. Dengan
kelas-kelas IP address standar, hanya 3 kemungkinan network ID yang tersedia :
8 bit untuk kelas A, 16 bit untuk kelas B dan 24 bit untuk kelas C.
2.
Fungsi Subnetting
Salah satu
fungsi subnetting adalah dapat membantu meningkatkan kinerja dan keamanan
jaringan. Saatnya mempertimbangkan subnetting jaringan Anda. Meskipun
subnetting mengambil beberapa perencanaan dan dapat memakan waktu, itu sepadan
dengan usaha. Berikut adalah beberapa manfaat dan fungsi dari subnetting yang
harus Anda pertimbangkan.
- Mengefisienkan Alamat IP
Penghematan alamat IP mengalokasikan
IP address yang terbatas agar lebih efisien. Jika internet terbatas oleh
alamat-alamat di kelas A, B, dan C, tiap network akan memiliki 254, 65.000,atau
16 juta IP address untuk host devicenya. Walaupun terdapat banyak network
dengan jumlah host lebih dari 254, namun hanya sedikit network (kalau tidak mau
dibilang ada) yang memiliki host sebanyak 65.000 atau 16 juta. Dan network yang
memiliki lebih dari 254 device akan membutuhkan alokasi kelas B dan mungkin
akan menghamburkan percuma sekitar 10 ribuan IP address.
- Mengurangi Traffic Jaringan
Subnetting memastikan bahwa traffic
yang ditujukan untuk perangkat dalam subnet tetap berada di subnet itu, yang
mengurangi keleletan. Melalui penempatan subnet yang strategis, Anda dapat
membantu mengurangi beban jaringan dan lalu lintas rute yang lebih efisien.
Jadi, apa yang terjadi pada
jaringan besar tanpa subnet? Setiap komputer akan melihat paket broadcast dari
semua komputer dan server di jaringan, sehingga switch harus memindahkan semua
lalu lintas ke port yang sesuai. Hal ini menyebabkan peningkatan kelambatan,
kinerja jaringan berkurang, dan waktu respons yang lebih lambat. Namun, menggunakan
router untuk memindahkan lalu lintas antara hasil subnet tanpa lalu lintas
siaran atau informasi apa pun yang tidak perlu diarahkan atau dipindahkan ke
subnet lain. Karena jumlah lalu lintas dalam setiap subnet berkurang, kecepatan
setiap subnet meningkat, yang memudahkan kemacetan jaringan.
- Meningkatkan keamanan jaringan
Anda mungkin berpikir, “Bagaimana
perangkat di jaringan saya aman? Dengan memisahkan jaringan anda menjadi
subnet, Anda dapat mengontrol aliran lalu lintas menggunakan ACL, QoS, atau
peta rute, memungkinkan Anda untuk mengidentifikasi ancaman, titik tutup dari
masuk dan targetkan tanggapan Anda dengan lebih mudah. Anda juga dapat membagi
jaringan anda menggunakan router untuk menghubungkan subnet melalui konfigurasi
ACL pada router dan switch. Akibatnya, perangkat di subnet tidak dapat
mengakses seluruh jaringan. Pilihan lainnya adalah membatasi akses ke sumber
daya pada klien nirkabel, memastikan bahwa informasi berharga tidak mudah
diakses di lokasi terpencil.
- Mengoptimalkan kinerja dan kecepatan jaringan
Mengoptimalisasi untuk kinerja
jaringan walaupun sebuah organisasi memiliki ribuan host device, mengoperasikan
semua device tersebut di dalam network ID yang sama akan memperlambat network.
Cara TCP/IP bekerja mengatur agar semua komputer dengan network ID yang sama
harus berada physical network yang sama juga. Physical network memiliki domain
broadcast yang sama, yang berarti sebuah medium network harus membawa semua
traffic untuk network. Karena alasan kinerja, network biasanya disegmentasikan
ke dalam domain broadcast yang lebih kecil bahkan lebih kecil dari Class C
address.
Subnetting juga membagi domain
siaran jaringan Anda, memungkinkan Anda untuk mengontrol arus lalu lintas
dengan lebih baik, sehingga meningkatkan kinerja jaringan. Sebuah peringatan,
Anda lebih baik membatasi lalu lintas ke subnet tunggal dari pada membiarkannya
berpindah dari subnet ke subnet.
Oleh karena itu, Anda harus membatasi jumlah perangkat di subnet Anda bila
memungkinkan, bersama dengan mengendalikan arus lalu lintas antara subnet.
Melakukan hal ini akan meningkatkan kecepatan dan kinerja jaringan Anda.
3.
Tujuan Subnetting
Selain
fungsi terdapat juga tujuan adanya subnetting ini. Hadirnya teknik subnetting
ini tentunya sangat memudahkan seorang administrator jaringan untuk membuat dan
mengamankan jaringan. Seperti yang sudah dijelaskan diatas bahwa salah satu
manfaat dari subnetting adalah meningkatkan keamanan jaringan. Untuk mengetahui
apa saja tujuan subnetting berikut ini adalah penjelasannya :
- Untuk
mengefisienkan pengalamatan (misal untuk jaringan yang hanya mempunyai 10
host, kalau kita menggunakan kelas C saja terdapat 254 – 10 =244 alamat
yang tidak terpakai).
- Membagi
satu kelas network atas sejumlah subnetwork dengan arti membagi suatu
kelas jaringan menjadi bagian-bagian yang lebih kecil.
- Menempatkan
suatu host, apakah berada dalam satu jaringan atau tidak.
- Untuk
mengatasi masalah perbedaan hardware dengan topologi fisik jaringan.
- Untuk
mengefisienkan alokasi IP Address dalam sebuah jaringan supaya bisa
memaksimalkan penggunaan IP Address.
- Mengatasi
masalah perbedaan hardware dan media fisik yang digunakan dalam suatu
network, karena Router IP hanya dapat mengintegrasikan berbagai network
dengan media fisik yang berbeda jika setiap network memiliki address
network yang unik.
- Meningkatkan
security dan mengurangi terjadinya kongesti akibat terlalu banyaknya host
dalam suatu network.
4.
Hitunglah jumlah network dan host
yang akan terbentik dari alamat IP Address di bawah ini :
·
192.168.10.1/30
Jawab
: 11111111. 11111111. 11111111.11111100 : /30
Network
= 2n
= 26
= 64 Network
Host
= 2h -2
= 22 -2
= 4 -2
= 2 Host
·
172.168.10.1/16
Jawab
: 11111111.11111111.00000000.00000000 : /16
Network
= 2n
= 20
= 1
Network
Host
= 2h -2
= 216 -2
= 65536 -2
=
65534 Host
·
172.168.10./22
Jawab
: 11111111.11111111.11111100.00000000 : /22
Network
= 2n
= 26
= 64 Network
Host
= 2h -2
= 210 -2
= 1024 -2
= 1022 Host
·
10.168.5.1/8
Jawab
: 11111111.00000000.00000000.00000000 : /8
Network =
2n
= 20
= 1 Network
Host
= 2h -2
= 224 -2
= 167772616 -2
= 167772614 Host
·
10.168.5.1/17
Jawab
: 11111111.11111111.10000000.00000000 : /17
Network
= 2n
= 29
= 512 Network
Host
= 2h -2
= 215 -2
= 32768 -2
= 32766 Host

Komentar
Posting Komentar